“Yesus dan para murid melanjutkan perjalanan ke Yerusalem, mereka tiba di sebuah desa dan Marta menyambut Dia di rumahnya. Marta sibuk masak di dapur. Saudara perempuannya, Maria, duduk dekat kaki Yesus dan terus mendengarkan perkataan-Nya.” (diceritakan kembali oleh penulis)

  • Bukan Maria bukan Marta

Memutuskan memilih seperti Maria bukan Marta,
Tapi ini bukan Maria juga bukan Marta.
Duduk dekat kaki Yesus memang,
Tapi sibuk mendengarkan yang lain:

Pikiran-pikiran perasaan-perasaan
Masalah-masalah kesedihan-kesedihan
Tantangan-tantangan keributan-keributan
Kekuatiran-kekuatiran ketakutan-ketakutan

Apa kata orang dan orang berkata apa
Mungkin begini mungkin begitu
Bagaimana kalau dan kalau saja
Silih berganti tanpa henti

Menyerbu menyerang merebut menggeser
Menempati detik-detik menit-menit
Kala duduk dekat kaki Yesus!
Tatapan kasih itu, ya tatapan kasih itu!

Oh tidak ada yang seperti Dia!

– eva kristiaman

(bersambung)