Yesus juga menangisi para pemimpin di Israel masa kini yang sibuk berperang hingga lupa hakikat sebagai pengayom warga negeri. Para pemimpin Israel, dan Palestina sibuk dengan tindakan politis hingga lupa tugas utama: melindungi warganya.

Baik warga Negara Israel maupun Palestina cemas dalam ancaman roket dan bom. Tiada waktu bagi mereka untuk sejenak merasakan damai meski tinggal di kota yang menyandang nama ”damai”.

Yesus juga menangisi kita. Anda dan saya, yang ingin dianggap hebat, relevan, dan berguna. Dia menangisi kita, yang berdalih pelayanan, tak tahunya hanya mencari kedudukan. Melayani agar dihormati. Berkorban agar mendapat upah. Berbakti demi pahala. Yesus menangisi kita, yang sibuk mengurusi diri sendiri, yang sibuk menerangi golongan sendiri, yang sibuk mencari kepuasan pribadi. Yesus menangisi kita, yang lupa memantulkan terang Tuhan bagi sesama, yang lupa hakikat sebagai penerang kegelapan bumi. Yesus menangisi kita yang lupa kewajiban menjadi pendamai.

Akankah kita biarkan Dia terus menangis?

– yoel m. indrasmoro