Siapa yang peduli
adalah air
meski seteguk, amat berarti
bagi hidup
bagi mereka yang kehausan

Dan Engkau, ya Tuhan,
Air Hidup tak berkesudahan

Siapa yang peduli
adalah roti
meski sekerat, amat berarti
bagi hidup
bagi mereka yang kelaparan

Dan Engkau, ya Tuhan,
Roti Hidup tak berkesudahan

Siapa yang peduli
adalah benih Firman
yang ditabur di tanah subur

Dan Engkau, ya Tuhan
Pohon Hidup, sumber kehidupan
dan kami dahan-dahan
penuh dedaunan, sarat bebuahan
memberikan keteduhan dan kedamaian
tempat pertolongan dan perlindungan

Ya Tuhan,
ajari kami tetap peduli…

Jakarta, 27 Agustus 2010

– syarif  oppusunggu