Allah yang Mahabesar melangkah mendekati manusia di dunia ini melalui Yesus Kristus yang bersedia menebus dosa manusia, dengan cara mati tersalib. Sesudah merampungkan tugas besar-Nya yang ditandai dengan kebangkitan-Nya pada hari yang ke tiga, Yesus pun mengutus para murid-Nya untuk memberitakan Injil. Dengan demikian Allah semakin jalan mendekati manusia.

Ada yang sangat menarik , yaitu Matius 28:17,18 Ketika melihat Dia mereka menyembahNya, tetapi beberapa orang ragu-ragu. Yesus mendekati mereka dan berkata:”KepadaKu telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi….”  Aneh, bahwa selalu ada orang yang meragukan ke-Allah-an Yesus. Juga meskipun Yesus sudah bangkit dari kematian-Nya. Tetapi kita melihat bahwa Yesus berpikir positif, bertindak positif, yaitu mendekati mereka, lalu berkata positif mengenai Diri-Nya, bahwa Dia adalah Anak Allah yang Mahakuasa. Ketika para murid-Nya diperintahkan untuk pergi memberitakan Injil kepada semua bangsa, Yesus sedang mengadakan pendekatan secara besar-besaran melalui para murid dan Roh Kudus.

Allah yang berkarya membangun gereja.

Kesaksian, pelayanan dan persekutuan pastilah merupakan satu paket utama yang membuat gereja Tuhan semakin dikenal di segala penjuru dunia. Saban hari tentu ada orang-orang yang bertobat dan menyerahkan dirinya untuk dibaptiskan. Ketritunggalan Allah semakin banyak dibicarakan, sebagai Allah yang tidak bisa dijumlahkan sebab Esa.

Pelajaran Tuhan berdasarkan Alkitab, semakin diminati sebab terbukti sangat berguna sebagai pegangan hidup.Pararasul, para pengikut Tuhan zaman dulu maupun zaman sekarang, merasa mantap sebab beroleh janji penyertaan-Nya senantiasa sampai kepada akhir zaman.

Karya Allah yang terbesar.

Orang sering memandang sorga sebagai tujuan akhir. Hal itu tidak dapat dipersalahkan, jika segala sesuatu yang mendahuluinya diberi perhatian sepenuhnya. Sorga boleh saja kita dambakan, tetapi suasana sorgawi di dunia ini juga harus didambakan, dimohonkan kepada Tuhan, diupayakan bahkan diperjuangkan. Suasana sorgawi yang bisa membuat “sorga dunia” ditandai dengan hidup bersukacita, hidup yang menuju ke arah sempurna (Meskipun tak bakal terwujud selama di dunia ini, namun dalam perjalanan menuju kesempurnaan seperti yang dianjurkan Tuhan), hidup sehati sepikir, dan hidup dalam damai sejahtera.

Marilah dengan penuh keberanian kita memasuki kehidupan seindah itu, dalam persekutuan dengan saudara-saudara seiman. Karena Tuhan sendiri yang menganjurkan, dan karena semua itu adalah karya Allah yang terbesar! Setiap anak Tuhan yang menghayati kenyataan ini diajak oleh Pemazmur untuk mengakui demikian: “Tuhan, Tuhan kami, betapa mulianya namaMu di seluruh bumi!”

-daud adiprasetya