You are currently browsing the category archive for the ‘PUISI’ category.

di dadamu terpancar mata air cinta
gemericik menyirami resah dan gundah
menyejuki gelora yang meronta

di tanganmu tergenggam sehelai sutra yang lusuh
kau usapkan saat wajahku berpeluh
dan semangatku bangkit mengguruh

di matamu terpendar sepasang cahaya bening
menembus rongga persembunyianku yang hening
hingga nyala sumbu batinku yang lunglai kering

di kakimu terjulur gurat dan urat yang membiru
di sela keriput yang melisut seiring waktu
terus bertelut memandu jalan penuh liku

di jejakmu terukir kisah ribuan makna
yang terenda di bentangan cakrawala
dan aku memetiknya… demi cinta semata

– grace kartika

jakarta, 5 oktober 2011

Siapa yang peduli
adalah air
meski seteguk, amat berarti
bagi hidup
bagi mereka yang kehausan

Dan Engkau, ya Tuhan,
Air Hidup tak berkesudahan

Siapa yang peduli
adalah roti
meski sekerat, amat berarti
bagi hidup
bagi mereka yang kelaparan

Dan Engkau, ya Tuhan,
Roti Hidup tak berkesudahan

Siapa yang peduli
adalah benih Firman
yang ditabur di tanah subur

Dan Engkau, ya Tuhan
Pohon Hidup, sumber kehidupan
dan kami dahan-dahan
penuh dedaunan, sarat bebuahan
memberikan keteduhan dan kedamaian
tempat pertolongan dan perlindungan

Ya Tuhan,
ajari kami tetap peduli…

Jakarta, 27 Agustus 2010

– syarif  oppusunggu

Suara Bina Kasih

Suara Perjuangan Satu Hati

Untuk 30 Tahun Bina Kasih
dengan Kebahagiaan Memberi

Suara Bina Kasih
suara perjuangan satu hati
terukir dengan visi dan misi
dalam kasih Ilahi.

Hati Bina Kasih,
hati berjuta-juta rakyat Indonesia.
Hati yang sedang menanti Kabar Sukacita,
hati yang matang dari ladang kasih tersemai,
dan kita belum lagi tahu cara menuai.

Tetapi Bina Kasih tak akan pernah putus asa
Terus berjuang bersama para sahabat dan mitra,
melayankan Firman melalui berbagai media.

Dari jejak-jejak kaki seekor singa
akan terbit mata air Bina Kasih demi bangsa.
Dari bening kaca bola matanya
mengalir air mata perjuangan media,
Bergumul dengan dana dan kualitas sumber daya.
Namun tetap percaya: surga bekerja.

“Garami dan terangi Indonesia”
suara Singa dari Yehuda membahana
memberi salam bagi semua ksatria media
yang menyatu hati dalam kasih, cipta, dan karsa
demi kemuliaan nama Allah.

Kita berharap
dan bersyukur kepada Dia.
Karena roti tubuh yang terpecah
dan anggur darah yang tercurah,
yang mewarnai perjuangan kita,
tak akan pernah sia-sia….!

Jakarta, 30 Mei 2009

Perayaan Ultah ke-30 YKBK
di  All Saints’ Anglican Church, Jakarta

– syarif oppusunggu

“TIK TAK TIK TAK”
Ayo cepat bangun, mandi, berpakaian, lalu sarapan,
“TIK TAK TIK TAK”
cepat berangkat dan jangan nakal di sekolah.

“TIK TAK TIK TAK”
Pelajaran, ulangan, dan pekerjaan rumah,
“TIK TAK TIK TAK”
les piano, bahasa Inggris, kumon, matematika.

“TIK TAK TIK TAK”
Banyak yang ingin aku ceritakan,
“TIK TAK TIK TAK”
sudah malam, kapan Papa Mama pulang?

“TIK TAK TIK TAK”
Sibuk dan sibuk, tidak ada waktu untukku,
“TIK TAK TIK TAK”
lelah dan stress, tidak tersisa waktu untukku.

“TIK TAK TIK TAK”
Papa Mama, ayo bermain dan bercanda denganku,
“TIK TAK TIK TAK”
Papa Mama, tolong sisihkan waktu untukku.

Jakarta, mei 2006, eva kristiaman

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 2.612 pengikut lainnya

Ayooo ikut Tulis… :)

Kesalahan: Pastikan akun Twitter Anda publik.

Blog Stats

  • 33,903 hits

Arsip

%d blogger menyukai ini: