You are currently browsing the category archive for the ‘REFLEKSI’ category.

  • Yesus mengasihi aku

Maria mengasihi Yesus
Dengan menerima Yesus di hatinya,
Yesus adalah segalanya!
Tidak ada yang seperti Dia di dunia.

Yesus telah mengubah hidup kelam Maria
Total sempurna baru!
Bersih, cerah, indah, pasti, bernilai, kekal.
Sejak itu hidupnya adalah Yesus.

Maria sahabat Yesus.
Ia tahu berterima kasih.
Yesus memberi nyawa-Nya
ganti hukuman mati Maria.

Maria mengerti, benar-benar mengerti
Mana ada kasih yang lebih besar!
Syukur tak habis-habisnya,
Bahagia meluap saat bersama Yesus.

– eva kristiaman

(bersambung)

Iklan

– Mengasihi Yesus

Marta mengasihi Yesus
Dengan caranya: “menerima Dia di rumahnya,
Dan sibuk sekali melayani Dia”
Apa salahnya berlaku demikian?

Masalahnya,
bukan itu yang dipandang perlu oleh Yesus.
Itu bentuk “kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara”
Sehingga tidak punya waktu bersama Tuhan

Duduk tenang dan menyimak perkataan-Nya
Bergaul dekat dan menikmati kebersamaan dengan-Nya
Mengenal kehendak-Nya dan kebenaran-Nya
Mengenal Dia dan semakin mengenal Dia.

Semakin mengenal semakin ingin mengenal
Semakin ingin selalu dekat akrab dengan-Nya
Hanya itu yang perlu dan bernilai kekal.

Sehingga … yang aku lakukan, itu wujud pengenalanku akan Dia.

– eva kristiaman

(bersambung)

Langkahku bersama TUHAN hari ini

Berulang kali, sibuk untuk Tuhan
Sadar maupun tak sadar
Merebut, menggeser, menggantikan
Pilihan untuk memilih seperti Maria bukan Marta.

Benar, seperti pergumulan terus-menerus
“Bukan apa yang kukehendaki, yaitu apa yang baik
Yang kulakukan, melainkan yang sebaliknya,
Yang tidak kukehendaki, yang aku lakukan.”

Tahu, bahwa memilih seperti Maria tergolong
“Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya,”
Sedangkan memilih seperti Marta tergolong
“maka semuanya akan ditambahkan kepadamu.”

Paham, bahwa memilih seperti Marta hasil akhirnya
“Enyahlah, Aku tidak kenal engkau” kata Tuhan
Sedangkan memilih seperti Maria di hari terakhir nanti
Tuhan berkata, “Engkau adalah hamba-Ku yang setiawan.”

Mengapa tidak bertekun dan teguh
Memilih seperti Maria? Aku mau Tuhan, tolonglah aku!

– eva kristiaman

(bersambung)

– Percakapanku dengan TUHAN

Betapa sering dan mudah
Memilih seperti Marta bukan Maria
Mengapa?
Karena konsep ‘melayani’ yang keliru

Melayani pelayanan Tuhan
Sibuk dengan berbagai kegiatan
Yang menyita waktu dan tenaga
Hingga tidak punya waktu

Untuk satu yang perlu
Kata Tuhan
Duduk dekat kaki-Nya
Dan mendengarkan perkataan-Nya

Hanya itu yang Tuhan inginkan dariku
Duduk dekat kaki-Nya
Dan mendengarkan perkataan-Nya
Mengenal Dia dan isi hati-Nya.

– eva kristiaman

(bersambung)

Ketika Yesus dan murid-murid-Nya dalam perjalanan, tibalah Ia di sebuah kampung. Seorang perempuan yang bernama Marta menerima Dia di rumahnya.

Perempuan  itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya,

sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata: “Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku.”

Tetapi Tuhan menjawabnya: “Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara,

tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya.”

(Lukas 10:38-42, LAI)

Melayani Yesus itu sebuah pilihan hidup
Marta memilih untuk melakukan banyak hal buat Yesus
Ia “sibuk sekali melayani”
Itu baik tetapi ada yang lebih baik.

Maria memilih duduk dekat kaki Tuhan
Dan terus mendengarkan perkataan-Nya
Tuhan mengatakan hanya satu saja yang perlu:
Maria telah memilih yang lebih baik.

Pilih yang tidak akan diambil dari kita!
Duduk dekat kaki Tuhan
Dan terus mendengarkan perkataan-Nya.

Bersibuk ria walau untuk Tuhan bukan yang utama
Itu hanya kuatir dan menyusahkan diri belaka
Kata Tuhan.

– eva kristiaman

(bersambung)

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 2.613 pengikut lainnya

Ayooo ikut Tulis… :)

Kesalahan: Twitter tidak merespons. Tunggulah beberapa menit dan perbarui halaman.

Blog Stats

  • 39.810 hits

Arsip

Iklan
%d blogger menyukai ini: