FACEBOOK VS GOD’s FACE

“TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia, TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera”
(Bilangan 6:24-26)

Hingga kini ayat diatas dipakai hamba Tuhan sebagai ucapan berkat di akhir kebaktian. Sesungguhnya itulah isi hati Allah. Keinginan Allah untuk umat pilihanNya. UcapanNya bukan sekedar basa basi tanpa realisasi. Namun telah dibuktikan melalui kesetiaan memegang janjiNya hingga kehadiran Kristus Yesus kedalam dunia lebih dari 2000 tahun yang lalu. Pada tahun 2008 penduduk dunia telah menembus angka 6,7 milyar. Wajar jika hari ini manusia makin berusaha sekeras-kerasnya memenuhi kebutuhan hidup, mengingat teori supply dan demand. Manusia makin berusaha mencari keuntungan sebanyak-banyaknya bagi diri sendiri, hidup bagi diri sendiri dan karenanya  makin sulit berbagi dan peduli  kepada sesama. Masalahnya adalah adakah sinar wajahNya masih terpancar dalam diri saya dan Anda?  Adakah berkatNya masih tersalur melalui keberadaan saya dan Anda? Di dunia seperti sekarang ini, tidak banyak orang seberuntung Mark Elliot Zuckerberg. Disamping Mark telah meraup keuntungan besar lewat Facebooknya, ia juga agaknya berjasa membuat para pengguna FB seakan ‘makin dekat’ satu sama lainnya. Melalui FB pengguna dapat saling ‘berbagi’ meski lewat alam maya.  Bukankah menyenangkan menemukan ‘wajah yang hilang’  dan memperoleh ‘wajah baru’? Jaringan pertemanan  FB ini tidak menjanjikan tidak ada lagi yang kesepian dengan bertambahnya teman atau terpenuhinya kebutuhan serta mendapat jalan keluar bagi persoalan diantara sesama teman.  Ada baiknya kita ingat ajakan Pemazmur untuk senantiasa mencari wajahNya. Karena padaNya ada kekuatan yang mampu menolong kita dan sesama (Mazmur 105:4). Mudah-mudahan dalam pencarian kita akan wajahNya, tidak tertukar dengan wajah teman-teman kita, hingga akibatnya tidak lebih buruk dari yang terjadi dalam film Face-Off.  Yang mampu mencari wajahNya hanyalah RohNya (1 Kor 2:11b). Setiap orang yang percaya Kristus memiliki Roh Kudus dan dimungkinkan  menemukan wajahNya. Hari ini umat Kristen di seluruh dunia memperingati hari turunnya Roh Kudus atau hari Pentakosta yang berbuah Gereja mula-mula sebagai persekutuan jemaat Kristus yang saling peduli, suka memberi, suka berdoa dan memuliakan Allah. Tuhan tidak segan-segan menambahkan jumlah mereka yang diselamatkan dan mereka semakin disukai semua orang. Itulah hasil pancaran wajahNya yang terpancar melalui GerejaNya bagi sekitarnya.
Selamat memperingati Pentakosta, selamat mencari yang hilang, selamat mencari dan memancarkan wajahNya senantiasa.

– anne d rahardjo